BERITA

  • TOT HIV AIDS SERTA SEMINAR DAN PENCEGAHAN, PENANGANAN KENAKALAN REMAJA, KEKERASAN SEKSUAL, PERNIKAHAN USIA ANAK DAN KDRT

    TOT HIV AIDS SERTA SEMINAR DAN PENCEGAHAN, PENANGANAN KENAKALAN REMAJA, KEKERASAN SEKSUAL, PERNIKAHAN USIA ANAK DAN KDRT

    Senin, 23/09/2019 bertempat di Ruang Sasana Kridha Wiyata Lantai II, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan TOT HIV Aids serta Seminar dan Pencegahan, Penanganan Kenakalan Remaja, Kekerasan Seksual, Pernikahan Usia Anak dan KDRT. Kegiatan ini diikuti oleh 122 peserta yang terdiri dari perwakilan 1 guru dan 1 siswa setiap SMP se Kabupaten Gunungkidul. Acara ini dilaksanakan selama 2 hari. Narasumber kegiatan ini yaitu dari lingkup Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul.

    Bapak Wahyudi selaku Kasi Kurikulum dan Penilaian Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa banyaknya pemberitaaan di media tentang kenakalan remaja maka Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul perlu mengangkat penguatan pendidikan karakter agar karakter siswa di Gunungkidul menjadi suri tauladan oleh pendidikan sebelumnya yaitu SD sehingga nantinya tidak ada kejadian-kejadian seperti yang diberitakan oleh media.

    Hadir juga dalam kegiatan ini Bapak Kisworo selaku Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul yang memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kenakalan remaja tidak hanya terjadi di Gunungkidul tetapi di seluruh Indonesia dan pendidikan selalu disalahkan atas kejadian itu padahal semua program pendidikan mempunyai sisi positif yang dapat mengurangi kenakalan remaja, misalnya PPDB sistem zonasi, dengan sistem zonasi siswa akan lebih dekat dengan rumah sehingga orang tua juga bisa memantau kegiatan siswa dan pergaulan siswa. Beliau berharap siswa dan guru yang mengikuti kegiatan ini bisa berbagi ilmu pengetahuan yang didapat kepada teman-teman yang lain di sekolah. Beliau juga berharap kegiatan ini siswa dapat mengetahui bahaya apa saja dari HIV/Aids, Kenakalan Remaja, Kekerasan Seksual, dan Pernikahan Usia Anak sehingga tidak menjadi boomerang bagi siswa.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan materi.

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks