BERITA

  • PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN GEDUNG PAUD KB BHAKTI ANNISA 1 WONOSARI

    PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN GEDUNG PAUD KB BHAKTI ANNISA 1 WONOSARI

    WONOSARI- Bahron Rasyid, S.Pd., M.M. selaku Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul menghadiri kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung PAUD KB Bhakti Annisa 1 Wonosari. Pembangunan PAUD KB Bhakti Annisa 1 berada di Dusun Ngerboh 1, Kelurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari yang merupakan tanah wakaf pendidik seluas 330 dengan sumber dana berasal dari iuran pendidik, dan swadaya masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan Sudiyah Untung Santoso, S.Pd. selaku Ketua Yayasan Bhakti Wanita Islam Kabupaten Gunungkidul, dan Drs. Siswanto selaku Panewu Kapanewon Wonosari.
    Dalam sambutanya Sudiyah Untung Santoso, S.Pd. mengucapkan terimakasih atas peletakan batu pertma yang bermodal dari iuran ibu-ibu pendidik. Beliau menyampaikan lebih lanjut bahwa pendidik-pendidik ini sangat hebat karena awalnya dari dompleng dengan jumlah murid yang banyak dan sampai sekarang sudah punya program seperti ini.
    “saya bersyukur dengan gigihnya pendidik PAUD ini untuk bisa membuat gedung dengan sebaik-baiknya”. Jelas Sudiyah, Jum’at (11/09/2020).
    Bahron Rasyid, S.Pd., M.M. juga menyampaikan bahwa hari ini akan menyaksikan sebuh ihtiar untuk memberikan layanan pada anak-anak. Beliau melanjutkan bahwa memang pemerintah dalam suasana keterbatasan.
    “tidak bisa semua kita cukupi, dari segala aspek pendidikan, walaupun pemerintah juga sudah banyak memberikan dana untuk PAUD”. Tambah Bahron.
    Beliau menjelaskan lebih lanjut bahwa pemerintah akan berusaha satu-persatu lembaga PAUD akan dibangun kalo memang ada tanahnya, namun di tahun 2020 ini ada 90 lokasi yang rencananya akan dibangun namun berhenti karena dirasionalisasi untuk penanggulangan virus COVID-19.
    “Memang ini tanggung jawab bersama dan apresiasi kami pada panitia, pada yayasan pada ibu pendidik yang mewakafkan tanah ini dan saya yakin tidak ada satu niat baik yang gagal pasti jadi”. Pungkas Bahron.

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks