BERITA

  • Koordinasi Dapodik Jenjang PAUD, SD, dan SMP

    Koordinasi Dapodik Jenjang PAUD, SD, dan SMP

    WONOSARI- Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan Koordinasi Dapodik Jenjang PAUD, SD, dan SMP. Kegiatan dilaksanakan secara daring dan diunggah dalam channel youtube Disdikpora Gunungkidul dengan link https://www.youtube.com/watch?v=XhxY20cR0Wo dan https://www.youtube.com/watch?v=5Nk-EKAWDho . Kegiatan dihadiri oleh Sumarno, S.Pd., M.M. selaku Kepala Subbagian Perencanaan Disdikpora Kabupaten Gunungkidul serta diikuti oleh Koordinator operator jenjang PAUD, SD, dan SMP se- Kabupaten Gunungkidul.

    Dalam sambutannya Sumarno, S.Pd., M.M. menyampaikan bahwa terlah rilis aplikasi dapodik versi 2022 pada tanggal 16 Juli 2021. rilis aplikasi dapodik versi 2022 tersebut dilaksanakan setelah penutupan dapodik versi sebelumnya pada tanggal 30 Juni 2021.

    “penutupan tersebut dilakukan untuk maintenance dan upgrade aplikasi, saat ini sudah selesai maintenance dan upgrade aplikasi dan diterbitkan versi baru tersebut ”. Jelas Sumarno, Rabu (21/07).

    Beliau menyampaikan lebih lanjut bahwa tugas tugas selanjutnya operator untuk sesegera mungkin untuk meng update data di lembaga masing - masing.

    “kita memiliki waktu kurang lebih satu setengah bulan untuk mengupdate data yang ada di sekolah masing-masing, dikarenakan pada akhir bulan Agustus 2021 nanti akan dilakukan cut off data dapodik”. Tambah  Sumarno.

    Sumarno, S.Pd., M.M. berpesan kepada operator dapodik untuk menginformasikan dan menyebarluaskan kepada teman – teman operator untuk segera melakukan update data dari lembaga masing-masing.

    “ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam update data yaitu terkait dengan peserta didik atau siswa harus betul-betul dicermati, terkait data PTK mohon dicermati dilengkapi dan sedetail mungkin, terkait dengan sarana dan prasarana (sarpras) yang akan berpengaruh besar terhadap bantuan yang mungkin di terima oleh sekolah ”. Pungkas Sumarno.

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks