BERITA

  • Workshop Penyusunan Silabus Muatan Lokal PAUD dan PNF Tahun 2022

    Workshop Penyusunan Silabus Muatan Lokal PAUD dan PNF Tahun 2022

    WONOSARI – Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul melalui Bidang PAUD dan PNF melaksanakan kegiatan Workshop Penyusunan Silabus Muatan Lokal PAUD dan PNF Tahun 2022. Kegiatan workshop bertempat di Ruang Rapat Handayani Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan workshop dihadiri oleh Irma Madyastuti Rahayu, S.STP selaku Kepala Bidang PAUD dan PNF, Jarwanti, S.Pd selaku Kasi Kurikulum dan Penilaian Bidang PAUD dan PNF, Sugiran, S.Pd. MM, Sumarsini, S.P.d AUD dan Nanik Familiningsih, S.Pd selaku narasumber workshop.

    Kegiatan workshop dilaksanakan 4 hari tanggal 21-22 Juni 2022 untuk PAUD Non Formal dan 27-28 Juni 2022 untuk PAUD Formal. Kegiatan workshop ini diikuti oleh 180 lembaga PAUD perwakilan dari tiap kapanewon se Kabupaten Gunungkidul.

    Irma Madyastuti Rahayu, S.STP memberikan sambutan dan pengarahan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya Irma menyampaikan bahwa workshop ini juga nantinya akan membahas tentang Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

    ‘’ Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dijenjang PAUD,  merupakan upaya pemerintah mendorong mutu & hasil belajar peserta didik agar kelak anak-anak kita menjadi generasi muda yang tangguh, memiliki jati diri, identitas karakter yang baik, kompetensi yang baik, dan mampu berkompetisi secara internasional bertarung dengan warga bangsa yang lainnya.’’ Jelas Irma, Selasa (21/06).

    Irma juga menjelaskan bahwa menurut Dirjen PAUD Dikdas dan Dikmen, sejak kondisi pandemi covid 19 berlangsung krisis pembelajaran yang ditandai dengan hilangnya pembelajaran atau “learning loss” dan meningkatnya kesenjangan capaian belajar.

    ‘’ Kemendikbud Ristek telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya learning loss pada peserta didik kita, salah satunya adalah adaptasi dan pemulihan pembelajaran, antara lain melalui segera melakukan pembelajaran tatap muka (PTM), melakukan penyederhanaan kurikulum/materi pembelajaran, perbaikan metodologi pembelajaran, melalui penerapan metode pembelajaran dengan paradigma baru.’’ tambah Irma.

    Irma berharap peserta workshop mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, sehingga dapat menyerap ilmu yang bermanfaat, menambah wawasan dan kompetensi bersama untuk melaksanakan ketugasan di masa yang akan datang.

     

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks