Bupati Gunungkidul Buka MTQ Pelajar 2026, 620 Siswa dari 18 Kapanewon Ikuti Kompetisi

Gunungkidul – Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar Tingkat Kabupaten Gunungkidul Tahun 2026 di SMP Negeri 1 Wonosari, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat pembinaan keagamaan dan membentuk generasi muda yang beriman, bertakwa, berkarakter Islami, serta berakhlak mulia.

Mengusung tema “Musabaqah Tilawatil Qur’an Wujudkan Generasi Berkarakter Islami”, MTQ Pelajar Tahun 2026 diikuti sebanyak 620 siswa dari 18 kapanewon di Kabupaten Gunungkidul, yang berasal dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ Pelajar merupakan sarana pembinaan keagamaan sekaligus wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, bakat, dan kemampuan di bidang seni serta pemahaman Al-Qur’an.

Pada pelaksanaan tahun ini, terdapat 12 cabang lomba yang memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami, dan mengekspresikan nilai-nilai Al-Qur’an. Seluruh rangkaian kegiatan MTQ Pelajar Tingkat Kabupaten Gunungkidul Tahun 2026 dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengapresiasi penyelenggaraan MTQ Pelajar sebagai kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi dan pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam serta pembentukan karakter generasi muda.

“MTQ adalah wahana syiar Islam sekaligus ikhtiar bersama dalam membentuk generasi muda yang mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa pendidikan yang berkualitas tidak cukup hanya berfokus pada kecerdasan intelektual dan prestasi akademik. Pendidikan juga harus mampu menanamkan nilai keimanan, membangun karakter, serta membentuk akhlak mulia sebagai landasan bagi peserta didik dalam menjalani kehidupan.

Menurutnya, upaya membentuk generasi yang unggul dan berkarakter membutuhkan komitmen serta sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut penting agar nilai-nilai kebaikan tidak hanya dipelajari di sekolah, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Endah juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan jujur, percaya diri, dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan. MTQ diharapkan menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan, memperdalam pemahaman agama, serta mempererat ukhuwah.


Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya semangat perjuangan, persatuan, dan kerja keras dalam mempersiapkan masa depan bangsa. Nilai-nilai tersebut perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda Gunungkidul tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berdaya saing, dan memiliki landasan moral serta spiritual yang kuat.

Melalui penyelenggaraan MTQ Pelajar Tahun 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul terus mendukung penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan yang mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, baik dari aspek intelektual, spiritual, maupun sosial.


Sejalan dengan semangat Program Bocah Pinter, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan generasi Gunungkidul yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi masa depan daerah serta bangsa.

Dengan semangat MTQ Pelajar 2026, mari tumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan wujudkan generasi yang berprestasi, beriman, serta berakhlak mulia.

Komentar