Sinkronisasi dan Percepatan Program Bidang SD TA 2026, Perkuat Kolaborasi dan Wujudkan Sekolah Nyaman

Dalam rangka sinkronisasi dan percepatan pelaksanaan program serta kegiatan Bidang Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan rapat koordinasi pada Selasa, 3 Maret 2026, bertempat di Ruang Sasana Kridha Wiyata, Korwil Kapanewon se-Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan ini diikuti oleh Pengawas SD Non Korwil dan Ketua K3S Kapanewon se-Kabupaten Gunungkidul sebagai bagian dari upaya penguatan sinergi antara dinas dan satuan pendidikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Arisandy Purba, A.P., M.P.A., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran pengawas dan Ketua K3S untuk segera mensosialisasikan hasil rapat kepada satuan pendidikan yang dibina masing-masing.


“Kami meminta kepada Bapak/Ibu untuk mensosialisasikan kepada satuan pendidikan yang dibina, agar seluruh program dan kebijakan dapat dilaksanakan secara optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya peningkatan keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah melalui kerja sama dengan masyarakat sekitar (magersari) serta petugas penjaga sekolah di masing-masing satuan pendidikan. Sesuai arahan Menteri Pendidikan, sekolah diharapkan benar-benar menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

Sekolah yang nyaman, lanjutnya, adalah sekolah yang terbebas dari praktik perundungan (bullying). Dengan terciptanya lingkungan yang aman, proses belajar mengajar akan berlangsung dengan tenang, tertib, dan kondusif sehingga mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

Pada aspek tata kelola, juga disoroti pentingnya penyelarasan data Dapodik. Berdasarkan evaluasi sebelumnya, masih ditemukan perbedaan data antara sekolah dan dinas. Oleh karena itu, dalam waktu dekat akan dilakukan penyelarasan agar data yang dimiliki sekolah dan Dinas Pendidikan benar-benar sinkron dan akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan.


Selain itu, satuan pendidikan diminta untuk segera mempersiapkan pelaksanaan Asesmen Nasional serta Tes Kemampuan Akademik (TKA). Seluruh sekolah diharapkan dapat membimbing dan mempersiapkan peserta didik secara maksimal agar capaian tahun ini dapat lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Pasca pelaksanaan Asesmen Nasional, sekolah akan memasuki tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Secara umum, mekanisme SPMB tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun lalu, sehingga sekolah diharapkan dapat melakukan persiapan teknis dan administratif sejak dini.

Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta mewujudkan sekolah dasar yang aman, nyaman, dan berprestasi.

Komentar