Bupati Gunungkidul Salurkan Insentif bagi 1.504 GTT-PTT

Gunungkidul – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik non-ASN. Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, secara simbolis menyerahkan bantuan insentif kepada Guru Tidak Tetap (GTT), Pegawai Tidak Tetap (PTT), dan pendidik PAUD se-Kabupaten Gunungkidul [1], [2], yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Kamis Siang, (15/1/2025).


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati, melaporkan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada 1.504 penerima, yang terdiri dari pendidik PAUD, tenaga SD, dan sisanya dari jenjang SMP,

"Total bantuan yang disalurkan melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ini mencapai Rp 2,9 miliyar. Selain itu, pemerintah daerah telah merencanakan kenaikan insentif bagi guru PAUD dari Rp250.000 menjadi Rp350.000 yang dialokasikan dalam anggaran tahun 2026." ungkap Kepala Dinas Pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Endah menekankan visinya yang dikenal dengan istilah "Ngayomi, Ngayemi, dan Ngayani" Ia menegaskan bahwa kesejahteraan ASN dan tenaga pendidik menjadi prioritas karena mereka adalah ujung tombak pelayanan masyarakat.


“ASN dan pendidik harus sejahtera lebih dulu agar dapat melayani dan mendidik masyarakat dengan baik. Jika mereka tenang secara finansial, maka kualitas pendidikan dan pelayanan akan meningkat,” ungkap Bupati.

Ia juga mengapresiasi peran BAZNAS yang sebagian besar dananya bersumber dari zakat para ASN di lingkungan Pemkab Gunungkidul untuk membantu sesama rekan pendidik.

Menutup arahannya, Bupati berpesan agar para Guru tetap menjaga kesehatan mental dan fisik. Ia mengimbau agar persoalan pekerjaan tidak dibawa sampai ke hati agar terhindar dari penyakit seperti darah tinggi.

Ia juga mengajak para pendidik untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan mengurangi konsumsi gula dan tepung, serta selalu memantau perkembangan cuaca melalui BMKG demi keselamatan saat bertugas di musim ekstrem.

Komentar